Kalbe Dorong Kesadaran Kesehatan Tulang, Osteoporosis Bisa Dicegah Sejak Usia Muda

Kalbe Dorong Kesadaran Kesehatan Tulang, Osteoporosis Bisa Dicegah Sejak Usia Muda

Lanskap, Jakarta – Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan tulang masih tergolong rendah. Banyak orang baru peduli ketika sudah muncul keluhan, padahal pencegahan seharusnya dimulai sejak usia muda.

Hal ini menjadi perhatian PT Kalbe Farma Tbk yang terus mengedukasi masyarakat bahwa kesehatan tulang merupakan investasi jangka panjang.

Dokter Kalbe, dr. Lyon Clement, menjelaskan bahwa masa puncak kepadatan tulang terjadi pada usia 18–30 tahun. Setelah itu, kepadatan tulang akan menurun secara alami. Jika tidak dijaga dengan baik, risiko osteoporosis akan meningkat di kemudian hari.

Berdasarkan data PEROSI, lebih dari 41 persen masyarakat Indonesia mengalami osteopenia atau kondisi kepadatan tulang rendah. Kondisi ini sering tidak disadari karena tidak menimbulkan gejala langsung.

Faktor utama yang memengaruhi kesehatan tulang antara lain asupan kalsium, vitamin D, serta aktivitas fisik. Kekurangan nutrisi dan gaya hidup kurang aktif dapat mempercepat penurunan massa tulang.

Dr. Lyon menekankan pentingnya perubahan gaya hidup seperti rutin berolahraga, menjaga pola makan sehat, serta menghindari rokok dan alkohol. Ia juga menyarankan pemeriksaan tulang secara berkala untuk deteksi dini.

Selain edukasi, Kalbe juga menghadirkan solusi suplemen seperti Osfit yang mengandung kalsium, vitamin D3, serta mineral pendukung untuk membantu menjaga kesehatan tulang.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa suplemen hanya berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti pola hidup sehat. Kesadaran sejak dini menjadi kunci utama dalam mencegah osteoporosis di masa depan. (Red)