Lanskap, Jakarta – Pemerintah melalui Airlangga Hartarto memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
Menurut Airlangga, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden agar harga BBM jenis subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap terjangkau. Ia menegaskan bahwa keputusan ini telah disepakati bersama dengan Pertamina.
“Kami memutuskan harga BBM bersubsidi tidak naik, selama harga minyak dunia masih berada dalam batas yang telah ditentukan,” ujarnya.
Airlangga menjelaskan, harga BBM akan tetap stabil jika rata-rata harga minyak dunia tidak melampaui 97 dolar AS per barel. Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyampaikan hal serupa. Ia menyebut pemerintah siap menahan harga BBM subsidi dengan asumsi harga minyak global berada di kisaran 100 dolar AS per barel.
Kebijakan ini disampaikan di tengah meningkatnya tensi geopolitik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang berdampak pada distribusi minyak dunia. Meski demikian, pemerintah memastikan anggaran subsidi energi dalam APBN 2026 masih mencukupi.
Selain itu, pemerintah juga memiliki bantalan fiskal berupa dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun untuk menjaga stabilitas jika terjadi lonjakan harga minyak.
Di sisi lain, pemerintah juga mengantisipasi dampak kenaikan harga avtur terhadap tiket pesawat. Saat ini, harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai Rp23.551 per liter, yang menyumbang sekitar 40 persen biaya operasional maskapai.
Sebagai langkah mitigasi, pemerintah menyesuaikan fuel surcharge serta memberikan insentif seperti bea masuk nol persen untuk suku cadang pesawat dan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 11 persen untuk tiket pesawat ekonomi domestik.
Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga harga tiket tetap terjangkau sekaligus mendukung keberlanjutan industri penerbangan nasional. (Asm)

