Lanskap, Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau langsung kawasan Blok M yang kini berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif, khususnya saat momentum libur Lebaran 2026.
Dalam kunjungannya, Menteri Ekraf tampak antusias melihat tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut, terutama dari subsektor kuliner yang semakin hidup dan diminati pengunjung.
“Saya melihat langsung bagaimana dinamika aktivitas publik, ruang kreatif, serta integrasi kawasan Blok M sebagai pusat pergerakan masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Kehadiran Menteri Ekraf menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kawasan kreatif yang dinilai memiliki potensi besar sebagai ruang interaksi, kolaborasi, dan inovasi lintas subsektor.
Menurutnya, transformasi Blok M tidak lepas dari kolaborasi antara Kementerian Ekraf dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dukungan infrastruktur, termasuk konektivitas transportasi umum, menjadikan kawasan ini semakin mudah diakses dan diminati, terutama selama libur Lebaran.
“Blok M kini bukan hanya pusat belanja, tetapi juga ruang tampil bagi ide, produk, dan ekspresi kreatif generasi muda,” tambahnya.
Dalam rangkaian kunjungan, Menteri Ekraf juga meninjau sejumlah titik strategis seperti jembatan MRT Blok M BCA, Blok M Hub, serta beberapa destinasi kuliner populer seperti OO Donut, Nasi Dendeng Minang Pride, dan Filosofi Kopi. Selain itu, ia juga mengunjungi SMA Negeri 6 Jakarta Selatan yang menjadi bagian dari perjalanan awalnya sebelum berkiprah di tingkat nasional.
Sementara itu, Co-founder Katadata Indonesia, Metta Dharmasaputra, menilai kawasan Blok M memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat bisnis kreatif yang berkelanjutan.
“Banyak komunitas berkumpul di sini, sehingga membuka peluang kolaborasi yang bisa mendorong pertumbuhan industri kreatif,” ujarnya.
Kini, setiap sudut Blok M menghadirkan wajah baru kreativitas urban Jakarta. Kawasan ini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang hidup bagi komunitas, subkultur, hingga pelaku UMKM kreatif yang terus berkembang. Dengan geliat tersebut, Blok M semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan ekonomi kreatif yang wajib dikunjungi, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan. (Asm)




