
CQF dan RSIB Bangun Ekosistem Rumah Sakit Wakaf, Buka Akses bagi Pasien Dhuafa
Lanskap.id, Jakarta – Wakaf tidak hanya dapat menghadirkan bangunan dan fasilitas, tetapi juga menjadi sumber manfaat sosial yang berkelanjutan. Semangat tersebut menjadi dasar kolaborasi Cinta Quran Foundation (CQF) dan Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) melalui peluncuran Program Rumah Sakit Wakaf.
Program tersebut diluncurkan di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (29/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Stroke Sedunia. Melalui kerja sama ini, CQF dan RSIB menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp231 miliar untuk mendukung pengembangan rumah sakit dan peningkatan pelayanan kesehatan.
Kesepakatan kolaborasi ditandatangani oleh Founder Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim, dan Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor, Dr. Dwi Sudharto, M.Si.
Ustaz Fatih Karim menjelaskan, Program Rumah Sakit Wakaf merupakan upaya memperluas manfaat wakaf agar dapat dirasakan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Program ini diharapkan dapat membantu memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Karena itu, partisipasi masyarakat, donatur, dunia usaha, dan komunitas menjadi bagian penting dalam mewujudkan target penghimpunan dana.
Menjawab Kebutuhan Pelayanan Kesehatan
RSIB merupakan rumah sakit berbasis wakaf yang dikelola Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor. Pengembangannya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelayanan medis sekaligus menjaga keberlanjutan misi sosial.
Data internal rumah sakit menunjukkan kunjungan pasien meningkat dari 57.816 pada 2021 menjadi 97.148 pada 2024, atau tumbuh sekitar 68 persen dalam tiga tahun.
Pada 2025, sekitar 85 persen pasien merupakan peserta BPJS dan 15 persen lainnya pasien non-BPJS. Komposisi tersebut memperlihatkan pentingnya pengembangan kapasitas rumah sakit agar akses pelayanan tetap terjaga.
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor, Dr. Dwi Sudharto, M.Si., menekankan bahwa pengembangan fasilitas perlu berjalan bersama peningkatan kualitas pelayanan dan komitmen sosial.
Wakaf produktif diharapkan memperkuat kemampuan RSIB dalam meningkatkan pelayanan sekaligus menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Stroke Center Menjadi Agenda Pengembangan
Salah satu prioritas pengembangan RSIB adalah menghadirkan Stroke Center. Pengembangan fisiknya direncanakan mulai dilaksanakan secara bertahap pada 2027.
Rencana tersebut mencakup penguatan fasilitas medis, teknologi diagnostik, dan sumber daya manusia. Pengembangan ini diharapkan meningkatkan kapasitas rumah sakit dalam memberikan pelayanan bagi pasien stroke.
Momentum peluncuran yang bertepatan dengan Hari Stroke Sedunia turut menempatkan kebutuhan layanan stroke sebagai salah satu perhatian dalam pengembangan rumah sakit.
Menghubungkan Fasilitas dan Manfaat Sosial
Target penghimpunan Rp231 miliar tidak hanya diarahkan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan fasilitas. Program Rumah Sakit Wakaf juga dirancang agar manfaatnya dapat menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Rencana pemanfaatan program mencakup bantuan pelayanan kesehatan bagi pasien dhuafa dan ulama serta dukungan beasiswa bagi tenaga kesehatan.
Pendekatan tersebut menempatkan wakaf produktif sebagai instrumen untuk menghubungkan pengembangan fasilitas kesehatan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan manfaat sosial.
Keberlanjutan program juga membutuhkan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan penghimpunan serta pemanfaatan dana wakaf.
Membuka Ruang Kolaborasi Masyarakat
CQF dan RSIB membuka kesempatan bagi masyarakat, donatur, dunia usaha, serta komunitas untuk mendukung Program Rumah Sakit Wakaf.
Partisipasi dapat dilakukan melalui kanal resmi Cinta Quran Foundation di https://cintaquran.net/rswakaf.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan yang profesional dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar pembangunan fasilitas, program tersebut membawa harapan agar wakaf dapat menjadi bagian dari upaya memperluas akses kesehatan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (Rnie)



