Konektivitas ke Tanjung Lesung Diperkuat, DAMRI Buka Rute dari Bandara Soetta
2 mins read

Konektivitas ke Tanjung Lesung Diperkuat, DAMRI Buka Rute dari Bandara Soetta

10 Kali Dibaca

Lanskap, Pandeglang – Penguatan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan destinasi wisata. Di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, langkah tersebut dilakukan melalui pembukaan layanan bus DAMRI yang menghubungkan kawasan wisata dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Rute yang mulai beroperasi pada Sabtu (3/10/2026) ini menyediakan alternatif perjalanan bagi wisatawan yang menggunakan transportasi umum. Tarif untuk perjalanan Tanjung Lesung–Bandara Soekarno-Hatta maupun arah sebaliknya ditetapkan sebesar Rp175.000 per penumpang.

Direktur Utama Tanjung Lesung, Poernomo Siswoprasetijo, menilai kehadiran rute baru tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Banten. Akses yang lebih mudah diharapkan mendorong kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak positif bagi tingkat hunian akomodasi di kawasan.

Wisatawan dapat memesan tiket melalui aplikasi DAMRI Apps dan situs resmi DAMRI. Bus dari Tanjung Lesung menuju Bandara Soekarno-Hatta tersedia pada pukul 04.00, 07.00, 10.00, 13.00, dan 16.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari bandara menuju Tanjung Lesung dijadwalkan pukul 08.00, 10.00, 13.00, 15.00, dan 18.00 WIB.

Titik layanan meliputi Tanjung Lesung Beach & Hotel, Terminal Labuan, Terminal Kadubanen Pandeglang, serta Terminal Mandala Rangkasbitung. DAMRI juga mengoperasikan rute Rangkasbitung–Bandara Soekarno-Hatta dengan tarif Rp50.000.

Transportasi dan diversifikasi atraksi

Penguatan konektivitas turut diiringi rencana pengembangan aktivitas wisata. Tanjung Lesung berkolaborasi dengan Bro Skydive Indonesia untuk menghadirkan wisata skydiving yang direncanakan dibuka pada akhir 2026.

Atraksi tersebut diharapkan memperluas pilihan pengalaman wisata, dari kegiatan budaya dan olahraga air hingga wisata udara yang menawarkan panorama alam serta gugusan karang dari ketinggian.

Pengembangan akses jalan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik kawasan. Seksi 3A Tol Serang–Panimbang, ruas Cileles–Bojong, ditargetkan selesai pada November 2026. Adapun penyelesaian seluruh ruas tol diproyeksikan pada kuartal II 2027.

Menurut Poernomo, peningkatan konektivitas perlu berjalan beriringan dengan penambahan aktivitas wisata agar kawasan semakin menarik bagi pengunjung. Jika seluruh ruas tol selesai sesuai proyeksi, perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Lesung diperkirakan dapat ditempuh sekitar 2–2,5 jam.

Kombinasi transportasi umum, pengembangan jalan tol, dan diversifikasi atraksi menjadi bagian dari upaya memperluas akses menuju Tanjung Lesung sekaligus meningkatkan pilihan aktivitas bagi wisatawan. (Hnd)