Beyond Leisure: Mengapa Company Outing Mulai Dipandang sebagai Investasi Strategis Perusahaan
2 mins read

Beyond Leisure: Mengapa Company Outing Mulai Dipandang sebagai Investasi Strategis Perusahaan

0 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Kegiatan company outing dan incentive travel berpotensi memiliki peran lebih besar daripada sekadar rekreasi tahunan. Jika dirancang dengan tujuan yang jelas, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu pendekatan perusahaan untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan keterikatan karyawan, dan membangun budaya organisasi.

Gagasan ini diangkat Nemuru Hotels Group melalui konsep Beyond Leisure dalam Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026, yang berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di NICE PIK 2.

CEO Nemuru Hotels Group, Ren Tobing, menilai pengalaman bersama di luar lingkungan kerja dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarkaryawan sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk menyegarkan energi.

“Outing dan incentive travel dapat menjadi investasi terhadap people dan culture,” ujar Ren.

Namun, manfaat tersebut tidak otomatis muncul hanya karena perusahaan mengadakan perjalanan. Tujuan kegiatan, kebutuhan peserta, kualitas interaksi, serta rancangan aktivitas perlu dipertimbangkan sejak tahap perencanaan.

Nemuru Hotels mengidentifikasi lima manfaat utama kegiatan korporat, yakni meningkatkan motivasi, memperkuat kerja sama tim, mendukung loyalitas karyawan, memberi kesempatan untuk memulihkan energi, serta memperkuat budaya perusahaan melalui pengalaman bersama.

Pendekatan ini juga menjadi dasar konsep Beyond Leisure. Perusahaan diajak menentukan hasil yang ingin dicapai sebelum memilih destinasi, sehingga kegiatan dapat disusun sesuai karakter organisasi dan kebutuhan karyawan.

General Manager Sales Marketing & Distributions Nemuru Hotels Group, Astrid R.A. Luhulima, mengatakan setiap perusahaan memiliki prioritas berbeda. Kegiatan untuk membangun kerja sama tim, misalnya, memerlukan pendekatan yang berbeda dari program penghargaan atau kegiatan untuk menyegarkan energi karyawan.

Marketing Manager Nemuru Hotels, Reza Gantina, menambahkan bahwa pertanyaan awal dalam merancang kegiatan seharusnya bukan hanya mengenai tujuan perjalanan, melainkan juga hasil yang ingin diperoleh perusahaan.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Nemuru Hotels menawarkan pilihan akomodasi, ruang pertemuan, restoran, dan fasilitas aktivitas dalam maupun luar ruangan. Jaringan propertinya mencakup kawasan Ciawi dan Bogor, Jakarta, Bekasi, hingga Anyer.

Pilihan lokasi memungkinkan perusahaan mengembangkan kegiatan yang beragam, mulai dari rapat dan gathering hingga team building serta perjalanan insentif. Paket dapat disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk pengaturan aktivitas, konsumsi, dan hiburan.

Nemuru Hotels memperkenalkan konsep tersebut kepada pelaku usaha melalui IOITE 2026. Pengunjung pameran juga dapat mengakses informasi penawaran dan mengikuti permainan berhadiah voucher menginap serta merchandise di booth Nemuru Hotels.

Pada akhirnya, efektivitas kegiatan korporat tidak hanya ditentukan oleh destinasi atau fasilitas yang dipilih, tetapi juga oleh kesesuaian rancangan kegiatan dengan tujuan organisasi. Pendekatan inilah yang ingin ditekankan melalui konsep Beyond Leisure. (Hnd)