Ketika Mobilitas Harian Bertemu Perjalanan, DFSK E5 Plus Membuka Babak Baru di Bandung
3 mins read

Ketika Mobilitas Harian Bertemu Perjalanan, DFSK E5 Plus Membuka Babak Baru di Bandung

0 Kali Dibaca

Lanskap – Bandung memiliki hubungan yang khas dengan perjalanan.

Ada rutinitas di tengah kota, tetapi ada pula kebiasaan meninggalkan kota ketika akhir pekan tiba. Jalan menuju kawasan wisata di Jawa Barat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakatnya.

Di tengah pola mobilitas tersebut, DFSK membawa E5 Plus ke Bandung.

Pada 8–13 September 2026, PT Sokonindo Automobile menggelar Regional Launch DFSK E5 Plus di Summarecon Mall Bandung. Setelah sebelumnya diperkenalkan secara regional di Palembang dan Medan, Bandung menjadi bagian berikutnya dari perjalanan SUV PHEV tersebut di Indonesia.

Bukan tanpa alasan Jawa Barat dipandang sebagai pasar potensial.

Electric for Daily, Hybrid for Journey

DFSK E5 Plus membawa filosofi “Electric for Daily, Hybrid for Journey”.

Di dalam satu kendaraan, motor listrik dan mesin bensin bekerja dalam sistem PHEV. Tenaga listrik dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, sementara mesin bensin memberikan fleksibilitas untuk perjalanan yang lebih jauh.

Konsep tersebut mencoba menjembatani dua kebutuhan yang selama ini kerap dipandang berbeda: efisiensi dan fleksibilitas.

Bagi mereka yang menjalani aktivitas perkotaan sekaligus memiliki kebiasaan bepergian pada akhir pekan, pendekatan tersebut menjadi relevan.

E5 Plus sendiri merupakan SUV midsize dengan kapasitas enam penumpang dan konfigurasi captain seat. Kabin dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, sementara teknologi dan fitur premium menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan.

Bandung dan Kebiasaan Bepergian

Eddy Tjoa, Owner PT Siloam Motor, melihat karakter masyarakat Bandung menjadi salah satu alasan E5 Plus memiliki peluang untuk berkembang di kota ini.

“Orang Bandung itu senang jalan-jalan saat akhir pekan atau liburan, apalagi banyak destinasi menarik di sekitar Bandung dan Jawa Barat,” ujar Eddy.

Menurutnya, E5 Plus dapat menjadi kendaraan yang relevan dengan gaya hidup tersebut.

Baterai berkapasitas 25,3 kWh, menurut Eddy, dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, termasuk camping, sekaligus tetap memberikan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.

Di sini, mobil tidak lagi semata-mata dilihat sebagai alat berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Ia menjadi bagian dari bagaimana seseorang menjalani hari: berangkat bekerja, membawa keluarga, kemudian pada akhir pekan bergerak menuju tempat yang berbeda.

Teknologi di Balik Sebuah Kendaraan

Pengalaman berkendara yang ditawarkan E5 Plus juga tidak berdiri sendiri.

Di Cikande, Serang, Banten, Sokonindo mengoperasikan fasilitas manufaktur yang menerapkan konsep Manufacturing 4.0, termasuk penggunaan otomasi dan robotik.

Fasilitas tersebut mencakup Stamping, Welding, Painting, dan Assembling Workshop.

Tingkat otomasi di Stamping Workshop mencapai 95 persen, sedangkan Painting Workshop mencapai 90 persen.

Sistem quality control juga diperkuat melalui End-of-Line inspection dan final check yang terintegrasi.

Kapabilitas manufaktur tersebut bahkan telah mendukung kebutuhan pasar internasional. Prototype dari fasilitas produksi Indonesia telah diekspor ke Vietnam, sementara DFSK Super Cab telah dipasarkan ke kawasan Timur Tengah.

Membuka Jalan di Jawa Barat

Bagi DFSK, ekspansi E5 Plus ke Bandung bukan sekadar membawa produk ke kota baru.

Ada upaya membangun ekosistem yang membuat kendaraan tersebut lebih dekat dengan konsumen.

Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, mengatakan Bandung memiliki potensi pasar yang kuat.

“Konsumen Bandung memiliki ekspektasi tinggi terhadap teknologi, kualitas, dan pengalaman berkendara,” ujarnya.

Untuk mendukung kehadiran tersebut, DFSK menggandeng PT Siloam Motor yang telah menjadi mitra sejak 2019.

Dealer DFSK Bandung di Jl. BKR No. 114, Ancol, Kecamatan Regol, hadir dengan fasilitas 3S: Sales, Service, dan Spare Parts.

Selama Regional Launch di Summarecon Mall Bandung, konsumen juga dapat mencoba langsung E5 Plus melalui sesi test drive dan memperoleh informasi pembiayaan.

Khusus periode pameran, DFSK menawarkan E5 Plus dengan harga Rp498 juta OTR Bandung.

Pada akhirnya, perjalanan E5 Plus di Bandung bukan hanya tentang sebuah SUV baru.

Ia membawa gagasan tentang mobilitas yang mencoba mengikuti perubahan gaya hidup: listrik untuk keseharian, mesin bensin untuk perjalanan, dan satu kendaraan untuk menghubungkan keduanya.

Bandung menjadi salah satu tempat untuk menguji seberapa jauh gagasan tersebut dapat diterima oleh konsumen. (Rnie)