Tiga Gelar dalam Satu Musim: Honda dan Alex Palou Menutup IndyCar 2026 dengan Dominasi
3 mins read

Tiga Gelar dalam Satu Musim: Honda dan Alex Palou Menutup IndyCar 2026 dengan Dominasi

0 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Di lintasan Milwaukee Mile, Wisconsin, akhir Agustus lalu, sebuah musim panjang IndyCar Series 2026 menemukan kepastian lebih awal.

Honda mengamankan gelar manufaktur. Chip Ganassi Racing menjadi juara tim. Sementara Alex Palou kembali berdiri sebagai juara pembalap.

Tiga gelar utama itu dipastikan setelah rangkaian balapan pada 31 Agustus 2026, meski masih terdapat satu seri yang tersisa dalam kalender musim ini.

Palou mengunci gelar pembalap setelah finis ke-10 pada balapan pertama di Milwaukee. Bagi pembalap Spanyol tersebut, gelar ini bukan sekadar tambahan dalam daftar prestasi.

Ini merupakan gelar IndyCar kelimanya dan gelar keempat secara beruntun.

Pada usia 29 tahun, Palou juga menjadi pembalap termuda yang mencapai lima gelar IndyCar. Namanya kini berada dalam kelompok yang sebelumnya dihuni sejumlah legenda seperti A.J. Foyt dan Scott Dixon.

Musim 2026 kembali menunjukkan konsistensinya. Bersama mobil No. 10 Chip Ganassi Racing Honda, Palou mengoleksi enam kemenangan, tujuh podium, 12 finis lima besar, 14 finis 10 besar, dan delapan pole position hingga gelar dipastikan.

Namun, keberhasilan itu tidak berdiri sendiri.

Ketika Mesin dan Lintasan Menemukan Ritmenya

Perjalanan Honda sepanjang musim memperlihatkan kemampuan beradaptasi di beragam karakter lintasan. Road course, short oval, superspeedway, hingga street circuit menjadi ruang tempat mobil-mobil Honda mempertahankan daya saingnya.

Sebelum gelar manufaktur dipastikan, Honda telah mencatatkan 10 kemenangan dan 13 pole position. Lima kali, mobil-mobil bertenaga Honda bahkan memenuhi podium dengan finis 1-2-3.

Dari 15 mobil Honda yang berlaga, 13 di antaranya turut menyumbangkan poin dalam perebutan gelar manufaktur.

Street circuit menjadi salah satu lanskap paling kuat bagi Honda musim ini. Enam balapan jalan raya berhasil disapu bersih, dengan Honda mengamankan 15 dari 18 posisi podium yang tersedia.

Lebih dari 90 persen total lap pada seluruh balapan street circuit musim 2026 juga dipimpin mobil bertenaga Honda.

Indianapolis 500 dan Jejak Tiga Dekade

Salah satu penanda penting musim Honda datang dari Indianapolis 500 ke-110.

Felix Rosenqvist bersama Meyer Shank Racing membawa Honda meraih kemenangan ke-17 di ajang tersebut melalui persaingan yang berlangsung sangat ketat hingga finis.

Gelar manufaktur 2026 kemudian menambah catatan panjang Honda di kompetisi American Open Wheel. Ini merupakan gelar kedelapan Honda di IndyCar sekaligus gelar ke-12 mereka di kompetisi American Open Wheel.

Ada jarak waktu tiga dekade di antara dua pencapaian itu.

Pada 1996, Honda meraih gelar American Open Wheel pertamanya. Tiga puluh tahun kemudian, pabrikan tersebut kembali menambah satu gelar ke dalam sejarah panjang keterlibatannya di balap mobil Amerika.

Presiden Honda Racing Corporation (HRC) AS, David Salters, melihat pencapaian tersebut sebagai bagian dari perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja sama.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Alex Palou dan Chip Ganassi Racing yang kembali meraih gelar bersama kami,” ujar Salters.

Bagi Honda, musim 2026 akhirnya bukan hanya tentang siapa yang tercepat di satu lintasan. Ia menjadi gambaran tentang konsistensi—dari pembalap, tim, hingga mesin—yang bekerja dalam satu musim panjang.

Dan di Milwaukee, tiga gelar itu akhirnya terkunci. (Rnie)