Aureate Collection Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026, Rayakan Keindahan yang Terbentuk oleh Waktu
1 min read

Aureate Collection Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026, Rayakan Keindahan yang Terbentuk oleh Waktu

5 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 kembali menjadi panggung bagi berbagai karya kreatif desainer Tanah Air. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Aureate Collection dari Adith for Rianty Batik, sebuah koleksi yang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga menghadirkan cerita tentang perjalanan hidup, budaya, dan makna waktu.

Mengusung filosofi bahwa keindahan sejati lahir melalui proses, Aureate Collection mengajak penikmat mode melihat busana sebagai medium yang mampu menyampaikan cerita dan nilai kehidupan.

Nama Aureate sendiri berasal dari bahasa Latin aureus yang berarti “keemasan”. Makna tersebut diterjemahkan sebagai simbol kematangan, keanggunan, serta nilai yang semakin berharga seiring berjalannya waktu.

Batik dan Desain Modern Berpadu Harmonis

Dalam koleksi ini, Adith mengeksplorasi motif batik sebagai representasi memori, perjalanan, dan pengalaman hidup.

Motif-motif tersebut dipadukan dengan siluet modern yang bersih, feminin, dan elegan sehingga menghasilkan tampilan yang tetap relevan bagi gaya hidup masa kini tanpa meninggalkan identitas budaya Indonesia.

Pendekatan tersebut menjadi bukti bahwa batik tidak hanya dapat dikenakan dalam kesempatan formal, tetapi juga mampu tampil modern dan mengikuti perkembangan dunia fashion.

Kolaborasi Lengkapi Setiap Penampilan

Presentasi Aureate Collection di Indonesia Fashion Week 2026 semakin sempurna melalui kolaborasi bersama Patris, yang menghadirkan sepatu dan tas sebagai pelengkap setiap tampilan.

Perpaduan busana dan aksesori tersebut menciptakan kesan elegan sekaligus memperkuat pesan utama koleksi, bahwa setiap perjalanan hidup akan membentuk karakter yang semakin bernilai.

Melalui Aureate Collection, Adith for Rianty Batik tidak hanya memperkenalkan koleksi terbaru, tetapi juga mengajak masyarakat untuk kembali menghargai proses, merawat warisan budaya, dan melihat batik sebagai karya yang terus berkembang mengikuti zaman. (Firda)