
VinFast Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Lewat Pendekatan Kepemilikan Terintegrasi di GIIAS 2026
Lanskap, Tangerang – Transformasi menuju kendaraan listrik tidak cukup hanya menghadirkan produk, tetapi juga membutuhkan ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan pengguna dalam jangka panjang. Pendekatan inilah yang ditunjukkan VinFast melalui partisipasinya di GIIAS 2026.
Perusahaan memperkenalkan konsep Drive Worry Free, sebuah strategi yang mengintegrasikan kendaraan, infrastruktur pengisian daya, layanan purna jual, program kepemilikan, hingga solusi ekonomi berbasis kendaraan listrik.
Konsep tersebut dibangun melalui lima pilar utama, yaitu efisiensi biaya operasional, jaminan baterai, kepastian kepemilikan, layanan purna jual, serta peluang ekonomi bagi pengguna.
Selain menghadirkan berbagai model kendaraan listrik, VinFast juga memperkenalkan ekosistem V-GREEN sebagai jaringan pengisian daya yang terus diperluas serta Green Rental yang memungkinkan kendaraan menghasilkan nilai ekonomi ketika tidak digunakan.
Pendekatan tersebut menunjukkan perubahan paradigma industri kendaraan listrik, dari sekadar penjualan kendaraan menjadi penyedia solusi mobilitas yang terintegrasi.
Dalam dua tahun sejak memasuki Indonesia, VinFast juga telah membangun fasilitas perakitan lokal, memperluas jaringan dealer menjadi lebih dari 40 titik, dan menargetkan penambahan lebih dari 150 showroom baru.
Ekspansi tersebut memperlihatkan semakin kuatnya investasi produsen kendaraan listrik dalam mendukung target transisi energi dan pengurangan emisi sektor transportasi nasional.
Menurut CEO VinFast Southeast Asia Antonio Zara, kepemilikan kendaraan listrik memerlukan dukungan ekosistem yang lengkap agar masyarakat merasa yakin beralih ke mobilitas rendah emisi.
Melalui strategi tersebut, VinFast tidak hanya memperluas pasar kendaraan listrik, tetapi juga mendorong percepatan terbentuknya ekosistem transportasi berkelanjutan di Indonesia. (Cmy)



