JFC 2026 Perkuat Peran Event Berkualitas dalam Menggerakkan Ekonomi Kreatif Daerah
1 min read

JFC 2026 Perkuat Peran Event Berkualitas dalam Menggerakkan Ekonomi Kreatif Daerah

4 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 menunjukkan bagaimana sebuah event berbasis seni dan budaya mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi daerah. Digelar pada 24–26 Juli 2026 dengan tema “HEAL: Humanity, Earth, and Life”, festival yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata ini menjadi instrumen penting dalam mendorong pergerakan wisatawan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif lokal.

Selain menghadirkan parade kostum spektakuler sepanjang 3,6 kilometer, JFC 2026 juga memperlihatkan sinergi antara sektor pariwisata, industri kreatif, pelaku UMKM, serta pemerintah daerah dalam menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan.

Kehadiran ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara selama festival berlangsung meningkatkan tingkat okupansi hotel, aktivitas transportasi, serta transaksi di sektor kuliner dan perdagangan.

Sebanyak 40 stan UMKM yang dikoordinasikan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Jember menjadi salah satu contoh bagaimana event mampu membuka akses pasar bagi produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha.

Presiden JFC Budi Setiawan menyebut konsistensi penyelenggaraan festival menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menjadi modal utama pembangunan pariwisata daerah sekaligus media untuk menyampaikan pesan keberlanjutan lingkungan kepada masyarakat.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardana juga menilai JFC sebagai contoh praktik baik dalam pengembangan event nasional yang menghasilkan dampak turunan (multiplier effect) terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga industri kerajinan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan strategi Kementerian Pariwisata melalui program Karisma Event Nusantara yang menempatkan event berkualitas sebagai instrumen untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, serta memperluas promosi destinasi Indonesia di tingkat global.

Keberhasilan JFC 2026 menunjukkan bahwa investasi pada ekonomi kreatif dan penyelenggaraan event berkelas dunia mampu menjadi pengungkit pertumbuhan daerah sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia. (Firda)