Menjelajahi Ragam Kuliner Khas Cirebon, Dari Nasi Jamblang hingga Tahu Gejrot
2 mins read

Menjelajahi Ragam Kuliner Khas Cirebon, Dari Nasi Jamblang hingga Tahu Gejrot

0 Kali Dibaca

Lanskap, Jakarta – Cirebon tidak hanya dikenal sebagai kota bersejarah di pesisir utara Jawa Barat, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang menjadi daya tarik wisata. Berbagai hidangan khas dengan cita rasa yang beragam, mulai dari gurih, manis, hingga pedas, menjadikan kota ini sebagai salah satu destinasi wisata kuliner favorit.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Cirebon, ada sejumlah kuliner yang layak dicicipi untuk melengkapi pengalaman berwisata.

Nasi Jamblang, Ikon Kuliner Cirebon

Salah satu makanan paling populer adalah Nasi Jamblang. Hidangan ini berupa nasi putih yang dibungkus menggunakan daun jati dan disajikan dengan berbagai pilihan lauk, seperti semur, paru, sate kentang, telur balado, ikan asin, hingga sambal.

Konsep penyajiannya yang menyerupai prasmanan membuat pengunjung bebas memilih lauk sesuai selera.

Empal Gentong dan Empal Asem

Kuliner lain yang tak kalah terkenal adalah Empal Gentong dan Empal Asem.

Empal Gentong menggunakan kuah santan berbumbu rempah dengan daging sapi yang dimasak dalam gentong tanah liat sehingga menghasilkan aroma khas.

Sementara itu, Empal Asem menawarkan kuah bening dengan cita rasa segar berkat tambahan belimbing wuluh. Kedua menu ini menjadi favorit wisatawan maupun masyarakat lokal.

Nasi Lengko yang Sederhana dan Menyehatkan

Bagi pencinta hidangan berbahan nabati, Nasi Lengko menjadi pilihan yang menarik.

Menu ini terdiri atas nasi putih, tahu, tempe, tauge, daun kucai, mentimun, kemudian disiram bumbu kacang dan kecap manis. Rasanya ringan namun tetap mengenyangkan.

Tahu Gejrot yang Legendaris

Tak lengkap membahas kuliner Cirebon tanpa menyebut Tahu Gejrot.

Tahu goreng dipotong kecil-kecil lalu disiram kuah berbumbu yang terdiri atas gula merah, bawang merah, bawang putih, cabai, dan cuka. Perpaduan rasa manis, asam, pedas, dan gurih membuat camilan ini selalu menjadi incaran wisatawan.

Bubur Sop dan Gado-gado Ayam

Untuk menu berkuah, Cirebon memiliki Bubur Sop, yaitu bubur nasi yang disiram kuah sop ayam lengkap dengan suwiran ayam dan sayuran.

Sementara itu, Gado-gado Ayam menghadirkan perpaduan kupat tahu dengan kuah soto ayam yang menghasilkan cita rasa khas dan berbeda dari gado-gado pada umumnya.

Bubur Toha Favorit Penikmat Kuliner Malam

Bagi wisatawan yang ingin berburu kuliner malam, Bubur Toha menjadi salah satu pilihan populer.

Warung ini dikenal buka selama 24 jam dan menyajikan bubur ayam, bubur kacang hijau, serta bubur ketan hitam yang cocok dinikmati kapan saja.

Masih Ada Mie Koclok dan Docang

Selain berbagai kuliner tersebut, Cirebon juga memiliki Mie Koclok yang terkenal dengan kuah putih kental berbumbu gurih, serta Docang, makanan tradisional berbahan lontong, daun singkong, tauge, dan parutan kelapa yang disiram kuah dage.

Keberagaman kuliner tersebut menunjukkan kekayaan budaya kuliner Cirebon yang masih terus terjaga hingga kini. Tak heran jika kota ini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang wajib dikunjungi saat berada di Jawa Barat. (Nda)