HANA Japanese Pop-Up Kitchen Hadir di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, Sajikan Pengalaman Omakase 8 Course Eksklusif
3 mins read

HANA Japanese Pop-Up Kitchen Hadir di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, Sajikan Pengalaman Omakase 8 Course Eksklusif

6 Kali Dibaca

Lanskap, Bandung – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung menghadirkan pengalaman kuliner baru melalui HANA Japanese Pop-Up Kitchen, sebuah konsep bersantap eksklusif yang menawarkan Signature 8-Course Omakase. Mengusung perpaduan teknik kuliner Jepang dengan bahan-bahan premium lokal Indonesia, HANA menghadirkan perjalanan gastronomi yang autentik dalam suasana intim dan elegan.

Berlokasi di kawasan Dago yang sejuk, konsep pop-up kitchen ini dirancang bagi para pecinta kuliner yang ingin menikmati pengalaman omakase dengan sentuhan personal. Setiap hidangan disiapkan secara langsung oleh chef dengan mengedepankan keseimbangan rasa, ketelitian dalam penyajian, serta kreativitas yang memadukan cita rasa Jepang dan kekayaan bahan pangan Nusantara.

Rangkaian pengalaman dimulai dari hidangan pembuka Cilembu Foie Gras Chawanmushi dan Bandung Garden Wakame, kemudian dilanjutkan dengan Salmon Tataki with Citrus Matah Ponzu serta Kisetsu no Sashimi Sanshu Mori, sajian sashimi musiman pilihan chef.

Menu utama menghadirkan Wagyu Hamburg Don yang disajikan bersama Onsen Tamago dan Shoyu Onion Sauce, diikuti Soft Shell Crab Tempura yang renyah. Sementara itu, pengalaman omakase semakin lengkap melalui tiga pilihan sushi premium, yakni Aburi Salmon Nigiri, Unagi Kabayaki Nigiri, dan Ebi Nigiri.

Sebagai penutup, tamu akan menikmati Saikyo Miso Soup with Grilled Cilembu & Andaliman Oil, sebelum mengakhiri santapan dengan Matcha Panna Cotta with Gula Habang Caramel, dessert yang memadukan karakter khas Jepang dengan cita rasa lokal Indonesia.

Pihak hotel menyampaikan bahwa susunan menu dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti ketersediaan bahan musiman dan bahan premium, sehingga setiap kunjungan menghadirkan pengalaman yang selalu segar dan berbeda.

Untuk melengkapi sajian omakase, HANA juga menawarkan lima minuman signature yang terinspirasi dari cita rasa Jepang, yaitu Matcha Cloud, Lemon Black Shake, Asahi Mango Ocha, Kurohana Bloom, dan Hikari Calm. Seluruh minuman tersebut dirancang sebagai pendamping yang mampu memperkaya karakter setiap hidangan.

Pengalaman Signature 8-Course Omakase ini ditawarkan dengan harga Rp699.000 net untuk dua orang, atau setara Rp349.500 net per orang, menjadikannya pilihan menarik bagi tamu yang ingin menikmati pengalaman fine dining Jepang dengan nilai yang kompetitif.

Karena setiap sesi hanya menyediakan jumlah tempat duduk yang terbatas, para tamu akan memperoleh pelayanan yang lebih personal sekaligus kesempatan menikmati interaksi langsung dengan chef selama proses penyajian.

General Manager Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, Gerri Primacitra, mengatakan bahwa HANA merupakan bentuk komitmen hotel dalam menghadirkan inovasi kuliner yang memadukan filosofi Jepang dengan kualitas terbaik bahan-bahan lokal Indonesia.

“Melalui HANA, kami ingin menghadirkan keindahan filosofi kuliner Jepang yang dipadukan dengan kualitas terbaik dari bahan-bahan lokal Indonesia. Konsep pop-up kitchen ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang unik, berkelas, dan berkesan bagi setiap tamu,” ujarnya.

HANA Japanese Pop-Up Kitchen diharapkan menjadi pilihan bagi tamu yang ingin merayakan momen spesial, menikmati makan malam romantis, maupun mengeksplorasi cita rasa Jepang dalam konsep modern yang eksklusif.

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sendiri merupakan hotel berbintang empat yang berada di kawasan Dago Atas, tepatnya di dalam kompleks Dago Heritage Golf Course, salah satu lapangan golf tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 1917. Hotel ini memiliki 161 kamar dengan berbagai fasilitas berstandar internasional, mulai dari restoran, lounge, ruang pertemuan, kolam renang air hangat, pusat kebugaran, kids club, spa, hingga akses langsung ke area golf.

Pihak hotel menyarankan tamu melakukan reservasi lebih awal mengingat kapasitas yang tersedia untuk HANA Japanese Pop-Up Kitchen sangat terbatas. (Rnie)