
Samsung Dorong Era AI Personal yang Mengutamakan Pemahaman Pengguna
Lanskap, Jakarta – Perkembangan kecerdasan buatan memasuki fase baru. Menurut TM Roh, masa depan AI tidak lagi hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi oleh kemampuannya memahami perilaku, kebutuhan, dan konteks kehidupan setiap pengguna.
Dalam pandangannya, AI kini bergerak menuju era agentic AI, yaitu kecerdasan buatan yang mampu mengambil tindakan untuk membantu pengguna, dengan tetap memberikan kendali penuh kepada manusia.
Samsung membangun visi tersebut melalui ekosistem perangkat Galaxy yang saling terhubung, mulai dari smartphone, tablet, Galaxy Watch, televisi, perangkat rumah pintar berbasis SmartThings, hingga perangkat foldable.
Integrasi tersebut memungkinkan AI memahami berbagai aktivitas pengguna dan menghadirkan pengalaman yang lebih personal tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Di sisi lain, Samsung menempatkan keamanan sebagai fondasi utama melalui Samsung Knox, yang melindungi data pengguna sekaligus komunikasi antarperangkat dalam ekosistem Galaxy.
Selain menghadirkan AI yang semakin personal, Samsung juga mengembangkan perangkat dengan desain yang mendukung produktivitas, termasuk lini foldable yang lebih tipis, ringan, dan imersif, serta wearable yang mampu memantau berbagai indikator kesehatan pengguna.
Samsung akan memperkenalkan langkah berikutnya dalam pengembangan AI tersebut pada Galaxy Unpacked yang digelar di London pada 22 Juli 2026.
Melalui acara tersebut, perusahaan akan memperlihatkan bagaimana AI personal, ekosistem terbuka, dan inovasi perangkat Galaxy akan menjadi fondasi pengalaman digital generasi berikutnya. (Hnd)



