
Drama Menit Akhir Qatar dan Perlawanan Maroko Guncang Piala Dunia 2026
Lanskap, Jakarta – Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan drama dan kejutan sejak fase awal turnamen. Dua laga yang berlangsung di Grup B dan Grup C menghasilkan cerita berbeda, namun sama-sama mengejutkan. Qatar sukses mencatat sejarah dengan meraih poin pertama mereka di putaran final Piala Dunia, sementara Maroko kembali menunjukkan kualitasnya dengan menahan salah satu favorit juara, Brasil.
Qatar Raih Poin Bersejarah, Swiss Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir
Momen bersejarah tercipta saat Qatar menahan Swiss dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara.
Swiss tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim Eropa tersebut menguasai jalannya laga melalui penguasaan bola yang lebih baik dan serangan yang terus mengalir ke pertahanan Qatar.
Keunggulan Swiss akhirnya lahir pada menit ke-17 melalui penalti yang dieksekusi sempurna oleh Breel Embolo.
Setelah unggul, Swiss terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun berbagai kesempatan yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
Qatar yang lebih banyak bertahan berusaha mencari celah melalui serangan balik. Meski berada di bawah tekanan hampir sepanjang pertandingan, semangat juang The Maroon tidak pernah surut.
Ketika laga memasuki masa injury time dan Swiss tampak akan mengamankan tiga poin, Qatar menghadirkan kejutan besar. Pada menit ke-90+4, Boualem Khoukhi sukses menyambut bola mati dengan sundulan keras yang gagal dihentikan penjaga gawang Swiss.
Gol tersebut langsung memicu selebrasi besar para pemain Qatar dan ribuan pendukung mereka di stadion.
Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan bagi Qatar. Selain mengamankan satu poin penting, mereka juga berhasil meraih poin pertama sepanjang sejarah partisipasi mereka di putaran final Piala Dunia.
Statistik Singkat Qatar 1-1 Swiss
Penguasaan bola 38%-62%, tembakan 8-15, tepat sasaran 3-6, tendangan sudut 2-7, pelanggaran 13-10, kartu kuning 2-1.
Maroko Kembali Tunjukkan Taji, Brasil Gagal Menang
Kejutan lain terjadi di Grup C ketika Maroko berhasil menahan Brasil dengan skor 1-1 di MetLife Stadium, New Jersey.
Brasil yang datang sebagai salah satu kandidat kuat juara mencoba mengambil kendali pertandingan sejak awal. Namun Maroko tampil disiplin dan percaya diri, memperlihatkan kualitas yang pernah membawa mereka bersinar di turnamen dunia sebelumnya.
Atlas Lions bahkan berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-21 melalui gol Ismael Saibari.
Gol tersebut membuat para pendukung Maroko bergemuruh dan memberi tekanan kepada Brasil untuk segera merespons.
Selecao akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-32 melalui aksi bintang mereka, Vinicius Junior. Penyerang Brasil itu menunjukkan kualitas individunya dengan penyelesaian tenang yang mengubah skor menjadi 1-1.
Babak kedua berlangsung semakin menarik. Brasil terus mencari gol kemenangan melalui kreativitas lini serang mereka, sementara Maroko beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.
Kedua tim sama-sama memiliki peluang emas, namun solidnya pertahanan dan penampilan apik para penjaga gawang membuat skor tidak berubah hingga laga berakhir.
Hasil ini menjadi sinyal bahwa Maroko masih layak diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia. Di sisi lain, Brasil mendapat peringatan bahwa perjalanan mereka menuju gelar juara tidak akan mudah.
Statistik Singkat Brasil 1-1 Maroko
Penguasaan bola 58%-42%, tembakan 14-11, tepat sasaran 5-4, tendangan sudut 6-3, pelanggaran 11-14, kartu kuning 2-3.
Klasemen Sementara Grup B
- Swiss – 1 poin
- Kanada – 1 poin
- Qatar – 1 poin
- Bosnia-Herzegovina – 1 poin
Klasemen Sementara Grup C
- Brasil – 1 poin
- Maroko – 1 poin
Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, namun kejutan sudah hadir lebih cepat dari yang diperkirakan. Qatar merayakan poin bersejarah yang terasa seperti kemenangan, sementara Maroko kembali membuktikan bahwa mereka mampu menyulitkan bahkan tim-tim terbaik dunia.
Bagi Swiss dan Brasil, hasil ini tentu belum menjadi awal yang ideal. Namun bagi Qatar dan Maroko, satu poin yang diraih bisa menjadi modal berharga untuk menjaga asa melangkah ke babak berikutnya. (Haq)



