
Sandal Unik Chanel Ini Buktikan Gaya Simpel Bisa Jadi Sorotan
Lanskap, Jakarta – Di tengah ritme mode yang terus bergerak cepat, Chanel kembali mengingatkan bahwa kekuatan gaya tak selalu terletak pada kemegahan—melainkan pada detail yang nyaris tak terlihat. Dalam presentasi Cruise 2026/2027 di Prancis, rumah mode legendaris ini menghadirkan sebuah pernyataan yang halus namun berani: sandal dengan siluet “barely-there” yang seolah menghapus batas antara alas kaki dan ilusi.
Dirancang oleh Matthieu Blazy, karya ini terasa seperti meditasi visual tentang esensi minimalisme modern—ringan, bersih, dan tanpa distraksi. Hanya berupa platform tipis di tumit dan lilitan tali di pergelangan kaki, desain ini membiarkan kaki tampil alami, seakan berjalan tanpa beban, tanpa batas.
Lebih dari sekadar aksesori, sandal ini menjadi simbol bagaimana fashion terus berevolusi—menantang persepsi, memancing dialog, dan merayakan keindahan dalam bentuk yang paling sederhana.

Pro & Kontra di Dunia Fashion
Fenomena desain “nyeleneh” sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, brand Mugler juga sempat menuai kontroversi di ajang Paris Fashion Week Spring/Summer 2026 lewat koleksi ekstremnya.
Kini, sandal Chanel pun menuai reaksi serupa.
- Sebagian menyebutnya inovatif dan artistik
- Sebagian lain menilai tidak praktis dan membingungkan
Namun di balik pro-kontra tersebut, desain ini tetap memiliki tujuan: melengkapi gaya resort yang santai, ringan, dan effortless.
Jadi Tren atau Cuma Sensasi?
Dengan konsep unik dan tampilan yang “hampir tidak ada”, sandal ini berpotensi menjadi salah satu item fashion paling viral di tahun 2026.
Entah akan jadi tren baru atau sekadar sensasi sesaat, satu hal yang pasti—Chanel berhasil membuat dunia kembali membicarakan batas antara fashion dan eksperimen. (Red)



