Siswa SMK Telkom Sidoarjo Kembangkan Solusi IoT, Siap Jadi Problem Solver Digital

Siswa SMK Telkom Sidoarjo Kembangkan Solusi IoT, Siap Jadi Problem Solver Digital

Lanskap, Sidoarjo – Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dinilai menjadi salah satu pendorong utama transformasi digital di Indonesia. Potensi pasar IoT nasional bahkan diperkirakan mencapai Rp 572,7 triliun hingga Rp 673 triliun pada 2025.

Di tengah peluang tersebut, kebutuhan talenta digital juga terus meningkat. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat Indonesia memerlukan sekitar 600.000 talenta digital baru setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan hingga 12 juta tenaga kerja pada 2030.

Namun, tantangan masih muncul dari sisi kesiapan sumber daya manusia, khususnya lulusan sekolah vokasi yang masih menghadapi skill mismatch dengan kebutuhan industri.

Menjawab tantangan tersebut, Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co) bersama Jagoan Hosting berkolaborasi dengan SMK Telkom Sidoarjo menggelar program Skomda Founder Catalyst.

Program ini menghadirkan product showcase yang mendorong siswa kelas 13 jurusan SIJA untuk menciptakan solusi digital berbasis IoT yang relevan dengan kebutuhan industri.

Kepala SMK Telkom Sidoarjo, M. Abror, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan inovasi, kreativitas, serta kemampuan presentasi dan pitching siswa.

“Mereka dilatih untuk mampu menyampaikan ide bisnis secara profesional dan percaya diri di hadapan mentor serta stakeholder,” ujarnya.

Direktur Ngalup.co, Irfan Rahmad, menambahkan bahwa program ini berfokus pada pengembangan solusi yang spesifik dan memiliki potensi implementasi nyata.

Melalui pendekatan berbasis market validation, siswa diajak mengidentifikasi permasalahan, merancang solusi, hingga menghasilkan prototipe produk digital end-to-end.

Empat tim terbaik berhasil meraih penghargaan, yakni Fintera (Finance), KontenLab (Content Creator), Velo (Developer Productivity Tools), dan CareerPath (Career Development).

Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kompeten dan siap berkontribusi dalam ekosistem transformasi digital Indonesia. (Hnd)