Lanskap, Jakarta – Manchester United akan menjamu Brighton & Hove Albion di Old Trafford pada putaran ketiga Piala FA, Minggu ini. Laga ini datang di momen sensitif bagi United, yang masih berada dalam fase transisi dengan Darren Fletcher menjalani pertandingan keduanya sebagai pelatih interim, usai hasil imbang 2-2 kontra Burnley di Premier League.
Dari sisi skuad, situasi United relatif stagnan. Harry Maguire, Bruno Fernandes, Mason Mount, dan Kobbie Mainoo kembali masuk daftar pemain saat melawan Burnley, meski Maguire belum dimainkan dan kondisinya masih dikelola dengan hati-hati. Fletcher menegaskan pendekatan bertahap dalam pemberian menit bermain, mencerminkan fokus pada stabilitas di tengah jadwal yang padat.
United juga masih kehilangan sejumlah pemain penting. Noussair Mazraoui, Bryan Mbeumo, dan Amad Diallo absen karena membela negara masing-masing di Piala Afrika, sementara Matthijs de Ligt masih menepi akibat cedera. Dengan kondisi ini, komposisi tim menghadapi Brighton diperkirakan tidak jauh berbeda dari laga sebelumnya—cukup solid, tetapi minim elemen kejutan.
Di kubu Brighton, pelatih Fabian Hürzeler memberi sinyal kemungkinan rotasi. Meski Piala FA tetap dipandang serius, perubahan susunan pemain sangat mungkin terjadi. Yankuba Minteh akan menjalani tes kebugaran, sementara Joel Veltman dan Charalampos Kostoulas berpeluang tersedia. Mats Wieffer dan Solly March dipastikan absen. Satu nama yang patut diwaspadai adalah Pascal Groß, yang memiliki catatan apik saat menghadapi United.
Lebih dari sekadar perebutan tiket ke babak berikutnya, pertandingan ini menjadi tolok ukur arah Manchester United. Fletcher ditugaskan menjaga keseimbangan, bukan merombak struktur. Pertanyaannya, apakah pendekatan aman ini cukup untuk meredam Brighton yang terorganisir dan agresif dalam menekan?
Minggu ini, hasil akhir memang penting. Namun yang lebih krusial adalah bagaimana United tampil—apakah menunjukkan kontrol dan kejelasan, atau kembali bertahan rapi sambil menunggu keputusan besar berikutnya. (Acil)



