Lanskap, Jakarta – Grab kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong UMKM Indonesia naik kelas dengan menghadirkan Coffeenatics, UMKM kopi asal Medan, di Paviliun Indonesia pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Kehadiran ini memperlihatkan peran teknologi dalam membuka akses UMKM lokal ke pasar global.
Partisipasi Coffeenatics merupakan bagian dari konsistensi Grab dalam memperkenalkan potensi UMKM Indonesia ke panggung internasional. Inisiatif ini selaras dengan agenda nasional dalam membangun ekonomi digital inklusif dan berkelanjutan. Melalui program Grab untuk Indonesia, Grab mengalokasikan komitmen Rp100 miliar untuk perlindungan sosial, apresiasi Mitra Berprestasi, serta pengembangan kapasitas UMKM melalui GrabAcademy.
Sebagai UMKM kopi artisan, Coffeenatics menghadirkan produk kopi berkualitas tinggi yang merepresentasikan kekayaan kopi nusantara. Sejak berdiri pada 2015, Coffeenatics aktif membangun ekosistem berkelanjutan melalui kemitraan dengan petani kopi lokal serta pengembangan sumber daya manusia di industri kopi.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa ekonomi digital yang inklusif membutuhkan infrastruktur kuat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Melalui kehadiran di WEF Davos 2026, Grab membawa pengalaman nyata UMKM Indonesia ke dalam diskusi global sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperluas peluang ekonomi secara merata.
Dengan dukungan ekosistem digital Grab, UMKM Indonesia diharapkan mampu memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (Asm)



