Lanskap, Jakarta – Universitas Esa Unggul kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa melalui Festival Project Mata Kuliah Universitas yang digelar pada Jumat, 23 Januari 2026, di Kemala Ballroom, Universitas Esa Unggul, Kampus Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 16.00 WIB ini menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, sekaligus apresiasi atas keberagaman karya mahasiswa.
Mengusung tema “Keberagaman dalam Berkreativitas”, festival ini melibatkan total 1.379 karya mahasiswa dari berbagai mata kuliah universitas. Ribuan karya tersebut ditampilkan dalam bentuk pameran proyek akademik, produk kreatif, hingga inovasi kewirausahaan yang lahir dari proses pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).
Selain pameran karya, festival ini juga diramaikan dengan talkshow bersama narasumber inspiratif, launching produk kewirausahaan mahasiswa, serta pameran buku karya mahasiswa Universitas Esa Unggul yang diterbitkan oleh Jendela Puspita. Kehadiran pameran buku ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Esa Unggul tidak hanya produktif di bidang visual dan bisnis, tetapi juga aktif berkontribusi dalam dunia literasi.
Sebagai bentuk penghargaan atas kualitas karya mahasiswa, panitia memberikan apresiasi karya terbaik dari lima mata kuliah, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Pendidikan Agama. Adapun pemenang nominasi karya terbaik masing-masing kategori adalah:
- Bahasa Indonesia: Kelas KH004 – Dosen: Novia Angela, M.Pd.
- Bahasa Inggris: Kelas KH102 – Dosen: Fajar Wulandari, M.Pd.
- Pendidikan Pancasila: Kelas KJ005
- Pendidikan Kewarganegaraan: Kelas KJ008
- Pendidikan Agama: Kelas KJ011 – Dosen: Hj. Dr. Sri Rosmalina, M.Pd.I.
Ketua PAMU Universitas Esa Unggul, Abdurrahman, menyampaikan bahwa Festival Project ini menjadi wujud nyata integrasi antara pembelajaran akademik dan pengembangan karakter mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga mampu menuangkan nilai, gagasan, dan kreativitas ke dalam karya yang aplikatif dan bermakna,” ujarnya.
Melalui Festival Project Mata Kuliah Universitas, Universitas Esa Unggul berharap dapat terus menumbuhkan budaya akademik yang kreatif, kolaboratif, dan inovatif. Festival ini sekaligus menjadi ruang pertemuan ide, karya, dan keberagaman yang mencerminkan semangat mahasiswa sebagai agen perubahan.
Dengan terselenggaranya festival ini, Universitas Esa Unggul menegaskan bahwa kampus bukan sekadar ruang belajar, melainkan juga ruang berkarya dan berkontribusi bagi masa depan. (Hnd)



